BAGIAN 1 — PHONE SESSION (Via Zoom)
1. Pengundang (Chat WA)
“Halo Bro/Sis… Lagi santai? Kalau santai aku izin call 5 menit ya. Ada hal penting yang mau aku bahas ya?”
2. Opening
“Gini Bro/Sis… Aku lagi handle satu project aplikasi, mirip seperti Dana & OVO tapi di bidang pengelolaan aset. Aku bukan mau jualan produk sama kamu, tapi mau kerja sama. Project ini lagi ramai sekali di Jakarta, Surabaya, Bali. Kebetulan di kota kita belum besar, dan aku mau ajak kamu curi start.”
Catatan: sesuaikan nama kota yang disebut.
3. Jika Ditanya “Ini Tentang Apa?”
Pilih salah satu jawaban:
“Ini soal pengelolaan deposito. Nanti portofolio & project-nya kita bahas lengkap saat ketemu.”
“Kamu tahu Mirae Asset, Exness, Binance? Kita sedang membangun sesuatu yang serupa. Detail portofolio & project-nya kita bahas saat ketemu.”
“Sorry, belum bisa aku jelaskan lebih dalam sekarang — namanya juga baru mau start. Nanti aku ceritakan lengkap saat sesi.”
4. Penentuan Waktu
“Nah Bro/Sis, ada 2 hari nih. Nyaman Senin atau Rabu, jam 16.00 atau 19.00 di [Nama Tempat]? Enak yang mana?”
Sebelum prospek menjawab, tekankan:
“Tapi sorry nih, aku tekankan dulu di awal — belum tentu cocok sama kamu ya. Kalau cocok, ayo kita kerjakan. Kalau nggak cocok, minimal jadi informasi yang bagus buat kamu. Bisa jam berapa, Bro?”
5. Mengarahkan Waktu
Kalau bisa:
“Oke Bro, jam 7 malam ya di [Nama Tempat]. Pastikan on-time ya. See you, Bro!”
Kalau minta dikabarin dulu:
“Karena slot-nya terbatas, Bro, kalau kamu belum bisa pastikan, aku coba tawarkan ke orang lain dulu ya. Gimana, bisa? (atau tentukan hari/waktu lain)”
Kalau tidak bisa:
“Oke, nggak apa-apa Bro. Kalau gitu kita jumpa lain waktu ya. Kalau slot-nya masih ada, aku kabarin kamu. See you, Bro!”
BAGIAN 2 — 3-WAY CALL (Via Zoom)
Bagian Pengundang dan Opening sama seperti di atas. Perbedaannya ada di penghubungan ke pihak ketiga.
1. Tentative (Menghubungkan ke Upline)
“Nah, aku baru selesai meeting dengan orang yang membawa project ini di Surabaya. Beliau ini tangan kanan CEO dari project ini. Beliau akan jelaskan sedikit ke kamu — namanya Pak [Nama Upline].”
2. Pihak Ketiga (Upline Berbicara)
“Halo Pak/Bro… dengan [nama prospek] ya? Salam kenal, saya Pak [Nama Upline]. Kita kenalan lewat telepon dulu ya, semoga nanti bisa ketemu langsung.”
“Jadi begini — saya sedang mengembangkan bisnis pengelolaan aset seperti BCA, Mirae Asset, Exness, Binance, dengan brand & konsep eksklusif, dan sedang ekspansi ke seluruh Indonesia. Kebetulan saya sedang mencari beberapa partner saja yang cocok untuk pegang jalur Surabaya.”
“Kebetulan besok saya ada presentasi singkat soal project kita…”
3. Penentuan Waktu
(Sama seperti Bagian 1, poin 4 & 5)
Catatan Penting (Untuk Semua Penelepon)
- Ajak prospek open camera, berpakaian rapi, tidak sambil makan/minum.
- Siapkan waktu 1 – 1,5 jam.
- Usahakan waktu kita yang menentukan jadwal.
- Nama kota & jam disesuaikan dengan situasi.
- Semua penelepon wajib bicara tegas dan menyesuaikan gaya bahasa dengan prospek.